Literature Review on the Development of Volleyball Service and Passing Technique Learning Models in Physical Education
Keywords:
Traditional games, social interaction, elementary school students, PJOK, social charactersAbstract
This study aims to understand the role of traditional games in improving the social interaction of elementary school students who have experienced a decline due to the influence of technology and individual digital games. Traditional games such as engklek, gobak sodor, fortengan, and egrang are believed to be able to foster cooperation, communication, discipline, sportsmanship, and empathy for students through fun and educational physical activities. Using a qualitative approach of a case study type involving 30 grade V students, PJOK teachers, and homeroom teachers in one of the elementary schools in Banyuasin Regency, data was collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed inducively with the support of descriptive percentage analysis. The results showed that traditional games had a positive effect on improving students' social interaction, where 86.6% of students were in the good to very good category, with the most prominent aspects being active participation (90%) and discipline (87%). The five main themes that emerged included cooperation and communication, discipline and responsibility, sportsmanship and empathy, tolerance and familiarity, and joy and the spirit of togetherness. Thus, the integration of traditional games in PJOK learning is recommended as an effective strategy to foster students' social character and strengthen social relationships between students in the school environment.
References
Agustriani, L., et al. (2025). Permainan tradisional sebagai praktik pendidikan dan kebudayaan dalam sosialisasi anak.
Amania, M., et al. (2021). Pengembangan modul permainan tradisional sebagai upaya mengembangkan karakter adil. Elementary School, 8(2).
Anugrah, F. D., et al. (2024). Manfaat permainan olahraga tradisional terhadap perkembangan motorik anak sekolah dasar.
Aulia, D., & Sudaryanti. (2023). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan sosial emosional anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/4056
Baroroh, E. Z., et al. (2025). Efektivitas permainan tradisional dalam meningkatkan interaksi sosial anak sekolah dasar. https://ojs.journals.id/index.php/jishi/article/view/294
Baroroh, E., et al. (2022). Pengaruh permainan tradisional terhadap interaksi sosial anak. JISHI, 2(2), 59–68.
Darisman, E. K., et al. (2021). Implementasi permainan tradisional benteng dalam pembelajaran penjas terhadap perilaku sosial. Ciencias: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 5(2), 70–79.
Dwiani, R., et al. (2023). Pengaruh permainan gobak sodor terhadap kerja sama anak. Jurnal Pintar Harati, 17(1).
Faradila, E. Z., et al. (2024). Efektivitas penerapan permainan tradisional dalam meningkatkan motivasi siswa pada pembelajaran PJOK. https://ejournal.indo-intellectual.id/index.php/imeij/article/view/1242
Hidayah, R., & Arbarini, M. (2025). Studi kualitatif tentang pembentukan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Ida, R. (2024). Pengaruh permainan tradisional bakiak terhadap kemampuan kerja sama anak.
Julaeha, S. (2019). Problematika kurikulum dan pembelajaran pendidikan karakter. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 157. https://doi.org/10.36667/jppi.v7i2.367
Khadijah, K., & Wahyuni, S. (2024). Pengembangan permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/6073
Lubis, A. (2025). Membangun nilai pendidikan karakter melalui permainan tradisional.
Mahfud, I., & Yuliandra, R. (2020). Pengembangan model gerak dasar keterampilan motorik untuk kelompok usia 6–8 tahun. Universitas Teknokrat Indonesia, 54–66.
Nurdiyati, F., & Khairi, A. M. (2024). Media permainan tradisional dalam membentuk interaksi sosial anak.
Pitt, A. (2024). Analisis permainan tradisional lompat kodok terhadap perkembangan sosial emosional siswa. https://e-theses.iaincurup.ac.id/7376/1/SKRIPSI%20ACC%20ADEPITT.pdf
Prasetyo, A., et al. (2025). Permainan tradisional sebagai ruang belajar sosial: Refleksi siswa terhadap pembentukan karakter.
Rahayuningrum, D. C., et al. (2024). Hubungan perilaku bullying dengan kemampuan interaksi sosial. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(3).
Sambas, I. (2025). Pengaruh ragam permainan tradisional terhadap kemampuan kerja sama anak.
Sari, N. (2023). Peran permainan tradisional untuk pendidikan karakter tanggung jawab sosial anak.
Sari, Y., et al. (2019). Meningkatkan minat belajar siswa melalui penerapan permainan tradisional dalam PJOK.
Sholehatun, S., Zain, M. I., & Angga, P. D. (2023). Nilai pendidikan karakter pada permainan tradisional bentengan dan gobak sodor. Journal of Classroom Action Research, 5(3), 180–186. https://doi.org/10.29303/jcar.v5i3.2333
Sopakua, S., et al. (2024). Penerapan permainan tradisional sambil belajar untuk perkembangan sosial anak. Abdimas Universal, 6(2), 263–272.
Subekti, N., et al. (2020). Permainan tradisional dalam pembelajaran penjas untuk meningkatkan kebugaran dan motivasi. Journal of Sport Coaching, 5(1), 55–62.
Sudaryanti, et al. (2024). Pengembangan kemampuan motorik dan sosial emosional menggunakan permainan tradisional.
Suganda, R., Sutisnawati, A., & Lyesmaya, D. (2020). Meningkatkan keterampilan interaksi sosial pada siswa sekolah dasar melalui metode pembelajaran debat. Jurnal Perseda, 2(2), 97–104.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhariyanti, M., et al. (2024). Peran permainan egrang dalam melatih keseimbangan tubuh anak.
Sulistyawati. (2023). Penelitian kualitatif: Metode penelitian kualitatif. Jurnal EQUILIBRIUM.
Suriadi, et al. (2024). Aktivitas bermain untuk pembentukan karakter dalam pembelajaran pendidikan jasmani. https://jurnal.uns.ac.id/phedheral/article/viewFile/74451/45092
Susiani, K., et al. (2024). Membangun karakter: Pembelajaran sosio emosional untuk anak SD. Nilacakra.
Syafriadi, et al. (2021). Permainan tradisional dalam mendukung perkembangan gerak dasar motorik anak.
Widyananti, T., & Winanto, A. (2024). Improving socio-emotional competence by implementing traditional games.
Zafirah. (2022). Peran permainan tradisional dalam membentuk karakter anak usia 4–6 tahun.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eman Saputra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






